Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Presiden Prabowo Mendesak KAI dan Menhub Mulai Proyek Rel Trans Sumatera

Presiden Prabowo Subianto menantang Menhub dan KAI untuk segera memulai pembangunan jalur kereta api Trans Sumatera dari Bakauheni hingga utara, disusul Trans Kalimantan.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Presiden Prabowo Subianto menantang Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia segera membangun jalur kereta api Trans Sumatera, Kamis (30/7/2026).

Permintaan tersebut disampaikan dalam acara peresmian revitalisasi Stasiun Semarang Tawang. Prabowo Subianto menekankan pentingnya merealisasikan konektivitas kereta api di pulau terbesar Indonesia itu.

Ia secara spesifik meminta agar jalur rel dapat menghubungkan Bakauheni di ujung selatan Sumatera. Koneksi ini harus memanjang hingga wilayah paling utara dari pulau tersebut.

Article ad in the middle of article

Presiden melihat proyek Trans Sumatera sebagai sebuah fondasi penting bagi transportasi nasional. Kehadiran jalur kereta api yang terintegrasi akan sangat menopang mobilitas dan logistik.

Penekanan pada Trans Sumatera railway menjadi fokus utama dalam pidatonya. Ini menunjukkan prioritas pemerintah terhadap pengembangan infrastruktur transportasi darat yang efisien.

“Habis ini, Trans Sumatera railway, dari Bakauheni sampai titik paling utara. Bisa, KAI? Bisa, Menteri Perhubungan?” Ujar Prabowo Subianto.

Setelah proyek Trans Sumatera ini rampung, Presiden Prabowo juga memberikan arahan lanjutan. Ia meminta agar persiapan proyek jalur kereta api Trans Kalimantan segera dimulai.

Langkah ini menunjukkan visi jangka panjang untuk pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah. Pembangunan ini tidak hanya terbatas pada satu pulau saja.

Menurut Prabowo Subianto, proyek-proyek besar seperti ini sangat mungkin untuk diwujudkan. Ia menyatakan keyakinannya bahwa Indonesia adalah negara yang besar dan kuat.

Selain besar dan kuat, Indonesia juga disebut sebagai negara yang makmur. Potensi ini menjadi modal utama dalam mewujudkan cita-cita besar bangsa.

Oleh karena itu, Prabowo Subianto mendorong agar semua pihak berani memiliki cita-cita yang besar. Cita-cita ini harus selaras dengan potensi dan kekuatan yang dimiliki Indonesia.

Inisiatif ini mencerminkan semangat untuk tidak mudah menyerah pada tantangan pembangunan infrastruktur. Ini adalah dorongan untuk berpikir progresif dan ambisius demi kemajuan negara.

Dengan adanya jaringan rel yang menyeluruh, diharapkan terjadi percepatan pertumbuhan ekonomi daerah. Selain itu, mobilitas penduduk dan distribusi barang juga akan semakin lancar.

Article ad after last paragraph