Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Gubernur Kaltim Pastikan Kesiapan Akses Baru Kariangau untuk Investasi

Pembangunan jalan 2,1 km di kawasan PT KKT Balikpapan diharapkan dukung aktivitas bisnis dan tarik investasi ke Kaltim.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Pemprov Kaltim berencana membangun jalan sepanjang 2,1 kilometer di sekitar PT KKT untuk membuka akses perusahaan dan meningkatkan PAD, Sabtu (8/8/2026).

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud melakukan peninjauan langsung ke kawasan PT KKT dan lahan milik Pemprov Kaltim di sekitar Teluk Balikpapan pada Kamis (6/8/2026). Di area tersebut, terdapat sekitar 250 hektare lahan milik pemerintah daerah yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan lebih lanjut.

Rudy Mas’ud menjelaskan bahwa pembangunan jalan 2,1 kilometer tersebut sangat esensial untuk memastikan akses yang memadai menuju sejumlah perusahaan yang telah beroperasi. Hal ini penting karena keberadaan Tol Pulau Balang telah membuat sebagian akses kawasan sebelumnya tertutup.

Article ad in the middle of article

“Dengan adanya jalan tol ini (Tol Pulau Balang), semua akses tertutup, kecuali jalan pemprov ini,” Ujar Rudy Mas’ud.

Infrastruktur yang tengah disiapkan ini diharapkan dapat mendukung berbagai aktivitas perusahaan serta meningkatkan nilai ekonomi dari aset milik Pemprov Kaltim. Oleh karena itu, Rudy juga mendorong perusahaan-perusahaan di kawasan itu seperti PT Semen Indonesia, Wilmar Group, MMP, dan Wahana untuk menjalin kerja sama dengan badan usaha milik daerah (BUMD) Kaltim.

Kerja sama antara perusahaan dan BUMD tersebut dinilai akan memberikan manfaat bagi dunia usaha sekaligus meningkatkan kontribusi signifikan terhadap PAD. PT Hutama Karya (Persero) sendiri telah menuntaskan konstruksi Jalan Tol IKN Seksi 3A Karangjoang–KKT Kariangau sepanjang 9,275 km.

Sejumlah perusahaan di kawasan Kariangau saat ini bergerak di berbagai sektor, meliputi perdagangan semen, minyak, hingga industri nikel. Dalam waktu dekat, investor dari berbagai sektor usaha dijadwalkan mengunjungi kawasan tersebut untuk meninjau kesiapan infrastruktur dan dukungan dari Pemprov Kaltim.

“Kami ingin memastikan jalan dan kawasan ini benar-benar siap untuk dikunjungi investor,” Tegas Rudy Mas’ud.

Dalam peninjauan tersebut, Rudy didampingi oleh Plt Kepala Dinas PUPR Kaltim Irhamsyah. Pemprov Kaltim masih membahas jenis konstruksi jalan yang akan digunakan, baik rigid pavement atau beton, aspal, maupun perkerasan agregat, sesuai kebutuhan dan kondisi kawasan.

Rudy berharap pembangunan konektivitas di kawasan tersebut dapat mendorong aktivitas investasi dan membuka peluang pengembangan aset daerah secara lebih luas. Jika akses antarkawasan hingga kabupaten dan kota di sekitarnya semakin baik, kontribusinya terhadap PAD serta pertumbuhan ekonomi Kaltim diharapkan meningkat signifikan.

Article ad after last paragraph