Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

UMKM Kaltara Ramaikan Acara Road to World Cup 2026 di Halaman Gubernur

Antusiasme UMKM Kaltara terlihat dalam Road to World Cup 2026. Acara ini merupakan upaya pemerintah daerah meningkatkan perputaran ekonomi dan memperkenalkan produk lokal.

Article ad before first paragraph

 

Findy Alfiansyah Penulis

HARIAN EXPRESS, KALIMANTAN – Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kalimantan Utara (Kaltara) memeriahkan acara Road to World Cup 2026 di halaman Kantor Gubernur, Sabtu (06/06/2026).

Acara ini merupakan bagian dari kegiatan “Malom Minggu De Benuanta”. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara berkolaborasi dengan TVRI Stasiun Kaltara.

Article ad in the middle of article

Sekretaris Provinsi (Sekprov) Kaltara, Denny Harianto, berharap suasana serupa juga dapat tercipta di lokasi lain. Ia ingin penyelenggaraan Piala Dunia 2026 semakin menumbuhkan UMKM dan meningkatkan perputaran uang di Kaltara.

Denny juga menekankan pentingnya pelibatan UMKM dalam setiap acara nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026. Khususnya, TVRI sebagai pemegang hak siar, diminta untuk terus merangkul UMKM.

“Harapan saya suasana yang seperti ini tercipta bukan hanya di halaman Kantor Gubernur Kaltara saja, tetapi di tempat-tempat lain juga. Artinya dengan penyelenggaraan Piala Dunia, UMKM semakin tumbuh dan perputaran uang di Kaltara semakin bagus,” Ujar Denny Harianto

“Kita mendukung sekali kegiatan TVRI soal Piala Dunia, apalagi TVRI pemegang hak siar Piala Dunia 2026. Namun kita harapkan saat nobar piala dunia UMKM harus dilibatkan,” katanya.

Analis Kebijakan Ahli Muda Dinas Pariwisata Provinsi Kaltara, Handayani, menjelaskan program “Malom Minggu De Benuanta”. Acara ini bertujuan mewadahi komunitas seni musik, budaya, serta melibatkan UMKM.

Awalnya, program ini dirancang untuk komunitas Musik Project. Kemudian, “Malom Minggu De Benuanta” berkembang hingga mengikutsertakan berbagai komunitas lain, termasuk UMKM.

“Program ini awalnya untuk mewadahi teman-teman dari Komunitas Musik Project dan akhirnya terus berkembang hingga melibatkan berbagai komunitas termasuk UMKM,” ujar Handayani.

Handayani menambahkan bahwa kegiatan “Malom Minggu De Benuanta” diadakan setiap Sabtu malam di awal bulan dengan tema yang berganti-ganti. Tema “Road to World Cup 2026” dipilih karena momentumnya mendekati pelaksanaan Piala Dunia 2026.

“Temanya kami berganti-ganti. Kalau yang bulan lalu itu Back to School. Kenapa, karena memang itu kemarin masa-masa anak mau ujian, nah kalau ini kita menyambut Piala Dunia,” ungkap Handayani.

Handayani menyatakan rasa syukurnya atas kolaborasi antara Dinas Pariwisata dengan panitia “Malom Minggu De Benuanta” bersama TVRI. Kerja sama ini relevan dengan tema Piala Dunia, mengingat TVRI adalah pemegang hak siar ajang tersebut.

“Kami bersyukur TVRI kemudian melihat kegiatan ini dan bisa kolaborasi dengan mereka malam ini dengan tema Road to World Cup 2026,” katanya.

Article ad after last paragraph