Findy Alfiansyah Penulis
HARIAN EXPRESS, KALIMANTAN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) tengah membangun stadion internasional senilai sekitar Rp1 triliun di Kota Banjarbaru, ditargetkan rampung pada 2028, Selasa (09/06/2026).
Stadion ini diproyeksikan menjadi ikon olahraga termegah di Pulau Kalimantan serta pusat kegiatan masyarakat.
Proyek strategis ini berlokasi di Jalan Gubernur Syarkawi, Kelurahan Landasan Ulin Barat, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru.
Proses administrasi pembebasan lahan telah diserahkan kepada Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kalimantan Selatan.
Setelah pematokan persil-persil tanah dan verifikasi lapangan oleh tim BPN, tim appraisal akan menentukan nilai tanah.
Pembayaran kepada pemilik lahan akan dilakukan setelah proses penilaian selesai, dengan target pembebasan lahan selesai pada Oktober 2026.
Setelah lahan dinyatakan bebas, pemerintah akan melanjutkan ke tahap pengadaan fisik dan konstruksi stadion.
Pembangunan stadion ini menggunakan skema tahun jamak (multiyears) selama tiga tahun, mulai 2026 hingga 2028.
Pada tahap awal 2026, anggaran yang disiapkan sekitar Rp150 miliar, lalu Rp450 miliar pada 2027, dan Rp400 miliar pada 2028.
Stadion internasional Banjarbaru diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat posisi Kalsel sebagai pusat pengembangan olahraga di Kalimantan.
Fasilitas ini juga akan menjadi ruang publik representatif untuk kegiatan sosial, budaya, dan hiburan berskala besar.


