HARIANEXPRESS, SENDAWAR – Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama Perusahaan Umum (Perum) Bulog resmi menandatangani perjanjian kerja sama sekaligus meluncurkan gudang filial untuk memperkuat stok pangan, Senin (18/05/2026).
Kegiatan peresmian ini berlangsung di Gudang Raskin Kampung Ngeyan Asa, Kecamatan Barong Tongkok. Langkah tersebut menjadi upaya nyata penguatan sistem logistik pangan guna menjaga stabilitas stok dan harga di Kutai Barat.
Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, menjelaskan bahwa keberadaan gudang ini mendukung ketahanan pangan daerah sekaligus menekan potensi inflasi. Wilayah Kutai Barat yang luas memerlukan infrastruktur logistik yang kuat untuk melayani kebutuhan masyarakat.
“Ketahanan pangan merupakan salah satu pilar utama dalam menopang stabilitas nasional maupun daerah. Kabupaten Kutai Barat dengan wilayah yang luas memerlukan sistem logistik pangan yang kuat,” ujar Nanang Adriani.
Operasional gudang filial ini juga merupakan bagian dari implementasi Peraturan Presiden Nomor 125 Tahun 2022 tentang Penanggulangan Kerawanan Pangan. Pemerintah daerah terus berinovasi dalam sektor infrastruktur pangan demi mendukung kesejahteraan masyarakat luas.
Nanang menegaskan bahwa pemenuhan kebutuhan pokok warga harus ditangani secara cepat serta efisien melalui infrastruktur pascapanen ini. Kehadiran gudang filial tersebut menjadi solusi strategis sambil menunggu pembangunan gudang Bulog permanen di Kutai Barat.
Melalui nota kesepahaman yang telah ditandatangani, Pemkab Kubar berkomitmen memastikan ketersediaan pasokan bahan pangan selalu terjaga. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab tantangan distribusi logistik di berbagai kecamatan di Kutai Barat.


