Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – BBPJN Kaltim memprioritaskan penyelesaian pembangunan ruas jalan Tering menuju Long Bagun, Mahakam Ulu, Jumat (14/8/2026).
Ruas jalan utama yang menjadi fokus ini menghubungkan Tering di Kabupaten Kutai Barat dengan Long Bagun di Mahakam Ulu. Jalur ini dianggap strategis untuk meningkatkan konektivitas antardua wilayah tersebut.
Panjang total ruas jalan Tering-Long Bagun mencapai 142,38 kilometer. BBPJN Kaltim menargetkan pembangunan infrastruktur vital ini dapat tuntas sepenuhnya pada akhir tahun 2027.
Untuk mendukung proyek ini, Kementerian Pekerjaan Umum telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 400 miliar. Pendanaan tersebut disalurkan melalui skema anggaran tahun jamak.
Kepala Bidang Pembangunan II BBPJN Kaltim Anashtasia memberikan konfirmasi mengenai hal ini.
Kepala Bidang Pembangunan II BBPJN Kaltim Anashtasia menyebut anggaran pembangunan ruas jalan Tering-Long Bagun mencapai sekitar Rp400 miliar.
“Kementerian PU menganggarkan sekitar Rp400 miliar untuk ruas jalan ini dengan skema tahun jamak,” Ujar Anashtasia.
Namun, rencana pengembangan infrastruktur jalan di wilayah hulu Mahulu masih menghadapi kendala anggaran. Dua ruas jalan lanjutan yang penting dilaporkan belum mendapatkan alokasi dana dari Kementerian Pekerjaan Umum.
Salah satu ruas yang belum teranggarkan adalah jalur dari Long Bagun menuju Long Pahangai, membentang sepanjang 104,64 kilometer. Segmen jalan ini vital untuk mobilitas di Mahakam Ulu.
Ruas kedua yang juga belum memiliki kepastian anggaran adalah dari Long Pahangai ke Tiong Ohang. Jalur ini, yang dikenal pula sebagai Long Apari, memiliki panjang 96,01 kilometer.
Penyelesaian ruas Tering-Long Bagun diharapkan memberi dampak positif bagi perekonomian lokal dan mobilitas warga. Sementara itu, kelanjutan proyek dua ruas lainnya tetap menjadi perhatian utama bagi pengembangan infrastruktur daerah.


