Findy Alfiansyah Penulis
Rangkaian kegiatan di IKN tersebut diisi dengan upacara dan berbagai aktivitas kepramukaan. Peringatan akbar Hari Pramuka ke-65 tingkat Kaltim dijadwalkan pada 15-16 September 2026.
Sekretaris Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Kalimantan Timur, Suharno, mengatakan pelaksanaan peringatan akbar diundur. Hal ini karena Agustus bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
“Untuk Kaltim secara akbar akan kami laksanakan 15 dan 16 September. Karena di Agustus ini bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan, sehingga kegiatan besar Pramuka kami laksanakan September,” Ujar Suharno.
Meskipun peringatan akbar digelar September, aktivitas Pramuka Kaltim tetap berlangsung pada Agustus. Ini dibuktikan melalui keikutsertaan anggota Pramuka Kaltim dalam Jambore Nasional Pramuka 2026 di Bumi Perkemahan dan Graha Wisata Pramuka (Buperta) Cibubur, Jakarta Timur.
Jambore Nasional tersebut berlangsung 13-20 Agustus 2026. Acara ini menjadi pertemuan besar bagi Pramuka Penggalang dari seluruh Indonesia, sebagai ruang membangun persaudaraan serta mengasah keterampilan dan kemandirian.
Suharno menegaskan keterlibatan Pramuka Kaltim dalam kegiatan nasional menjadi bagian penting dalam pembinaan generasi muda. Menurutnya, pengalaman yang diperoleh anggota Pramuka dapat menjadi bekal untuk diterapkan di daerah.
“Pramuka bukan hanya kegiatan di sekolah, tetapi bagaimana anak-anak kita mendapatkan pengalaman, keterampilan, dan pembentukan karakter untuk menghadapi masa depan,” Ujar Suharno
Pandangan serupa dirasakan kalangan pelajar dan mahasiswa. Raina, mahasiswa Politeknik Negeri Samarinda, menilai kegiatan Pramuka tetap relevan bagi generasi muda di tengah perkembangan zaman.
Menurut Raina, Pramuka tidak semestinya hanya dipandang sebagai kegiatan sekolah. Nilai kedisiplinan, kerja sama, kepemimpinan, dan kemandirian dinilai dapat menjadi bekal generasi muda setelah menyelesaikan pendidikan.
“Pramuka itu bukan hanya kegiatan di sekolah. Banyak hal yang bisa menjadi bekal untuk masa depan, terutama bagi generasi muda,” Kata Raina.
Sementara itu, Karla Larasati, siswa SMK IT Subussalam, berharap pemerintah terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kepramukaan. Dukungan tersebut dinilai penting agar Pramuka semakin berkembang dan mampu menarik lebih banyak generasi muda.
“Kami berharap pemerintah terus mendukung kegiatan Pramuka supaya semakin maju dan semakin banyak anak muda yang ikut,” Ujar Karla Larasati.
Peringatan Hari Pramuka ke-65 di Kaltim diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial. Semangat kepramukaan diharapkan terus menjadi bagian dari pembentukan generasi muda yang tangguh, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.


