Kamis, 27 Agustus 2026
Hot

Revitalisasi Mall Lembuswana Setelah Tiga Dekade Dikelola CSIS

Setelah tiga dekade, Mall Lembuswana kembali dikelola Pemprov Kaltim dan siap direvitalisasi. Ini diharapkan memperkuat fungsinya sebagai pusat aktivitas masyarakat dan ekonomi daerah.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Mall Lembuswana resmi kembali dikelola Pemprov Kalimantan Timur dan siap direvitalisasi, Jumat (7/8/2026).

Pengelolaan pusat perbelanjaan tersebut resmi diserahkan kepada Pemprov Kaltim dalam sebuah acara di kompleks Mall Lembuswana, Samarinda. Selanjutnya, Perusahaan Daerah Melati Bhakti Satya (MBS) dipercaya untuk mengelola aset ini.

Serah terima dokumen, disaksikan oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Masud. Momen ini menandai berakhirnya masa pengelolaan oleh PT Cipta Sumina Indah Satresna (CSIS) yang telah berlangsung selama tiga dekade sejak mall tersebut berdiri pada tahun 1996.

Article ad in the middle of article

“Transisi pengelolaan ini jangan sampai membuat perjalanan Mall Lembuswana meredup. Sebaliknya, momentum ini harus menjadi titik awal untuk memperkuat kembali fungsinya sebagai pusat perdagangan, ruang aktivitas masyarakat, dan salah satu penggerak ekonomi Kaltim,” Ujar Sri Wahyuni (Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim)

Pemprov Kaltim, melalui BUMD pengelola, akan mendorong revitalisasi kawasan Mall Lembuswana untuk menghadirkan wajah baru. Konsep pengembangan meliputi aktivitas perdagangan dan kegiatan menarik minat masyarakat, seperti pertunjukan komunitas, acara keluarga, hingga hiburan modern.

Potensi pengembangan Mall Lembuswana dinilai masih besar, terlihat dari komitmen sejumlah tenant utama untuk melanjutkan kerja sama. Di antaranya adalah Matahari Department Store, Foodmart, Gramedia, Sports Station, KFC, BreadLife, Guardian, Samsung, Bank Kaltimtara, BRI, dan Panin Bank.

Pengelola juga tengah menjajaki kerja sama dengan tenant nasional baru seperti CGV Cinema, AZKO, Informa, Mr. DIY, Solaria, J.CO, Pizza Hut Group, Kopi Kenangan, hingga Fore Coffee.

“Memasuki usia 30 tahun, daya tarik Mall Lembuswana masih terlihat. Kondisi ini menjadi modal penting bagi pengelola untuk membawa semangat baru dan menjadikannya kembali sebagai salah satu destinasi pilihan masyarakat,” Ujarnya.

Direktur Utama PT Cipta Sumina Indah Satresna (CSIS), Edward Sinanta Marwin, menyampaikan apresiasi atas kerja sama tiga dekade dengan Pemprov Kaltim. Selama pengelolaannya, Mall Lembuswana berkontribusi pada ekonomi Samarinda, membuka lapangan kerja, dan menjadi tujuan rekreasi.

“Setelah tiga dekade dikelola, aset ini kami serahkan kembali kepada Pemprov Kaltim. Harapannya, Mall Lembuswana dapat terus dikembangkan, semakin ramai, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” Ungkap Edward Sinanta Marwin.

Penandatanganan berita acara serah terima aset dari PT CSIS kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menjadi penanda resmi pengembalian pengelolaan. Setelah diterima, Pemprov Kaltim langsung menyerahkan tanggung jawab pengembangan dan revitalisasi kepada PT Kaltim Melati Bhakti Satya (KTMBS).

Article ad after last paragraph