Jumat, 25 September 2026
Hot

Warga Lombok Jadi Korban Pembacokan di Kutai Kertanegara

Ketua ASLI Kaltim mendampingi pasutri korban penebasan di Kutai Kertanegara serta mempercayakan penanganan hukum sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN — ASLI Kaltim mengecam dugaan penganiayaan terhadap pasutri asal Lombok di Desa Rantau Hempang, Kutai Kartanegara, Rabu (23/9/2026).

Korban diketahui Aan Junaidy, 50, dan istrinya Huriah, 47. Keduanya mengalami luka serius setelah diduga diserang menggunakan senjata tajam.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 11.00 WITA di atas lahan yang disebut sebagai milik kedua korban.

Article ad in the middle of article

Ketua ASLI Kaltim M. Hamdani Wirahadi mengatakan persoalan tersebut berkaitan dengan sengketa penguasaan lahan yang telah berlangsung sebelumnya.

Menurutnya, seorang pria yang disebut berinisial Pony diduga menguasai lahan warga di Desa Bunga Jadi seluas sekitar satu hektare dan menanaminya dengan kelapa sawit.

“Pony yang tidak memiliki lahan ditegur sama pemilik lahan, namun merasa tidak menerima dirinya yang ditegur, langsung menebas pasangan suami istri tersebut hingga mengalami luka yang sangat serius,” Ujar M. Hamdani Wirahadi.

Hamdani menyebut kedua korban memiliki dokumen kepemilikan tanah yang menurutnya lengkap dan sah. Saat memberikan keterangan, ia juga berada di rumah sakit untuk mendampingi korban.

Sementara itu, pria yang diduga sebagai pelaku telah diamankan aparat dan menjalani pemeriksaan di Polres Kutai Kartanegara.

ASLI Kaltim meminta warga Lombok yang berada di Kalimantan Timur, khususnya Kutai Kartanegara, tetap tenang serta tidak terpancing oleh isu yang dapat memperkeruh situasi.

Organisasi tersebut menyerahkan penanganan perkara kepada aparat penegak hukum dan menyatakan akan mengawal proses hukum hingga kasus tersebut ditangani sesuai ketentuan yang berlaku.

Article ad after last paragraph