Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN — Sebagian permukaan Waduk Manggar, Balikpapan Utara, ditumbuhi gulma akibat penurunan debit air selama kemarau, Jumat (2/10/2026).
Kondisi itu turut berdampak pada sejumlah objek wisata di sekitar waduk.
Beberapa kawasan wisata yang terdampak antara lain Tanjung Gading, Bamboe Wanadesa, dan wisata Meranti.
Gulma menutupi sebagian permukaan air waduk yang mengalami penyusutan akibat kemarau.
Kepala UPB Wilayah 1 BWS Kalimantan IV, Fatturrahman, mengatakan pertumbuhan gulma dipicu penurunan debit air.
“Kemunculan gulma ini akibat penurunan debit air Waduk Manggar akibat kemarau. Ini juga berdampak ke objek wisata di sekitarnya,” Ujar Fatturrahman.
BWS Kalimantan IV rutin melakukan pembersihan gulma di Waduk Manggar setiap tahun.
Namun, penanganan tahun ini terkendala keterbatasan anggaran operasional.
BWS Kalimantan IV telah mengusulkan sekitar Rp3 miliar kepada pemerintah pusat untuk penanganan gulma dan pengerukan sedimentasi tahun depan.
Saat ini, pembersihan dilakukan pada titik-titik prioritas dengan area terbatas agar produksi air waduk tetap terjaga.











