Selasa, 08 September 2026
Hot

BWS Samarinda: Bendungan Lempake Aman untuk Air Baku Meski Mendekati Siaga Kekeringan

Kepala UPB BWS Kalimantan IV Samarinda Hayu Wardana menyatakan elevasi air di Bendungan Lempake masih 6,85 mdpl dengan volume 0,53 juta meter kubik pada 5 September 2026.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – BWS Kalimantan IV memastikan Bendungan Lempake masih mampu memenuhi kebutuhan air baku masyarakat meski mendekati siaga kekeringan, Sabtu (5/9/2026).

Berdasarkan data pemantauan hidrologi per 5 September 2026, tinggi muka air (TMA) terpantau pada elevasi 6,85 meter di atas permukaan laut (mdpl) dengan volume tampungan mencapai 0,53 juta meter kubik.

Total pengeluaran air diatur secara terukur sebesar 0,40 meter kubik per detik, yang difokuskan untuk pemenuhan kebutuhan air baku PDAM sebesar 0,160 meter kubik per detik dan pengaliran irigasi pertanian sebesar 0,238 meter kubik per detik.

Article ad in the middle of article

Menurut Kepala Unit Pengelola Bendungan (UPB) Wilayah II BWS Kalimantan IV Samarinda, Hayu Wardana, tidak ada limpasan air terbuang melalui mercu pelimpah maupun aliran pemeliharaan.

Hal ini menunjukkan sistem tampungan air masih berada dalam batas operasional terkendali.

Dalam menghadapi potensi penyusutan debit akibat anomali cuaca dan musim kemarau panjang, pihak pengelola menerapkan manajemen pengaturan air yang memprioritaskan kebutuhan dasar masyarakat secara proporsional.

“Untuk irigasi pertanian masih ada debit yang keluar, namun semakin mendekati elevasi 6,5 mdpl, akan semakin berkurang. Kami memang mengutamakan pengambilan air PDAM, karena merupakan kebutuhan dasar masyarakat,” Ujar Hayu.

Sebagai bentuk perlindungan dan pemberdayaan terhadap petani yang terdampak penyesuaian layanan debit irigasi, pihak pengelola bendungan telah menyiapkan langkah mitigasi solutif.

“Kami juga menyiapkan bantuan peminjaman pompa bagi petani untuk memenuhi kebutuhan air irigasi di sawahnya,” Tambah Hayu.

Article ad after last paragraph