Minggu, 06 September 2026
Hot

Mantan Gubernur Kalsel Rudy Ariffin Meninggal Dunia

Berita duka menyelimuti Kalsel: Mantan Gubernur H Rudy Ariffin berpulang pada 6 September 2026. Ia dikenal sebagai penggagas Perda Ramadhan dan pemimpin visioner.

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BANJARMASIN – Mantan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H Rudy Ariffin, meninggal dunia pada Minggu, 6 September 2026, dalam usia 73 tahun setelah menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Banjarmasin.

Almarhum Rudy Ariffin dikenal sebagai penggagas Peraturan Daerah (Perda) Ramadhan yang kontroversial saat menjabat Bupati Banjar.

Perda tersebut, yang melarang warung makanan/minuman buka pada siang hari bulan puasa dan makan/minum di tempat umum serta dilengkapi sanksi, kemudian menjadi Perda Kalsel meski sempat jadi sorotan HAM.

Sebelum dimakamkan, jenazah dishalatkan di Masjid Al Jihad Banjarmasin, kemudian dishalatkan kembali di Masjid Agung Al Karamah Martapura.

Article ad in the middle of article

Pemakaman almarhum yang berasal dari Aluan, Kecamatan Batu Benawa, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, dilaksanakan sesudah Shalat Ashar di Taman Makam Bahagia, Landasan Ulin, Kota Banjarbaru, berdampingan dengan Taman Makam Pahlawan Bumi Kencana.

H Rudy Ariffin menjabat Bupati Banjar selama dua periode (1995-2000 dan 2000-2005), lalu menjadi Gubernur Kalsel juga selama dua periode (2005-2010 dan 2010-2015).

Selama kepemimpinannya, ia mempelopori pemindahan pusat perkantoran Gubernur dari Banjarmasin ke Banjarbaru dan mengeluarkan Perda yang melarang angkutan batu bara melintasi jalan umum.

Kontribusi lainnya termasuk mendorong renovasi Stadion 17 Mei Banjarmasin dan mengatasi krisis listrik daerah melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Asam-Asam di Kabupaten Tanah Laut, sekitar 125 km tenggara Banjarmasin.

Ia juga menerima anugerah Pena Emas dari Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan sempat memberi hibah untuk pembangunan Kantor Lembaga Kantor Berita Nasional (LKBN) Antara provinsi setempat.

Dalam ranah sosial kemasyarakatan, H Rudy Ariffin menyatukan masyarakat Banjar perantauan dalam wadah “Kerukunan Bubuhan Banjar” (KBB) dan menjadi presidennya.

Hingga usia 72 tahun, ia tetap menjadi tokoh masyarakat Kalsel yang dihormati sebagai anak dari Bachrun Ariffin dan ayah dari mantan Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Rudy Ariffin.

Article ad after last paragraph