Rabu, 26 Agustus 2026
Hot

Ratusan Proyek Drainase dan Irigasi Berau Ditargetkan Rampung Agustus

Article ad before first paragraph

HARIANEXPRESS, BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Berau tengah bersiap melaksanakan ratusan paket proyek infrastruktur bidang Sumber Daya Air (SDA), Sabtu (23/5/2026).

Kepala Bidang SDA DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengungkapkan bahwa sektor drainase dan irigasi menjadi prioritas utama yang akan segera dilaksanakan.

“Masih drainase dan irigasi,” ujar Hendra Pranata (Kepala Bidang SDA DPUPR Berau) saat dikonfirmasi mengenai arah kebijakan pembangunan SDA Berau dalam waktu dekat

Jumlah paket proyek yang akan digulirkan mencapai ratusan. Proyek-proyek ini difokuskan untuk memperbaiki fasilitas dasar masyarakat di wilayah pesisir maupun gang-gang pemukiman.

Article ad in the middle of article

Proyek SDA Berau yang akan berjalan meliputi 190 paket drainase, termasuk jasa konsultan. Selain itu terdapat 74 paket irigasi.

Normalisasi sungai juga akan dilakukan, salah satunya menyasar daerah Rinding dalam skala kecil. Hendra menambahkan, data lengkap mengenai sebaran lokasi proyek ini sudah diunggah secara transparan.

Masyarakat dapat mengaksesnya melalui portal Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) LKPP.

“Data komplitnya ada di sana (SiRUP), portalnya terbuka aja. Drainase ada 190 paket termasuk konsultannya, irigasinya 74 paket. Saya tidak hafal satu per satu, tapi di sana lengkap,” jelas Hendra Pranata.

Mengingat banyaknya proyek drainase di wilayah kampung dengan akses geografis menantang, ketepatan waktu penyelesaian menjadi pertanyaan. Berdasarkan target perencanaan, proyek-proyek tersebut diharapkan selesai pada bulan Agustus mendatang.

Menanggapi potensi kendala pengiriman material, Hendra memberikan jawaban realistis. Ia mengingatkan bahwa data di SiRUP merupakan proyeksi matang, namun dinamika lapangan bisa berbeda.

“Ada di, SiRUP ini kan kepanjangan dari Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan. Ada kata bijak manusia hanya bisa merencanakan, Tuhan juga yang menentukan,” seloroh Hendra Pranata.

Pihak DPUPR Berau menegaskan komitmen penuh agar pengerjaan tidak molor. Hal ini bertujuan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat luas.

“Ya kita usahakanlah secepatnya bisa dimanfaatkan masyarakat,” tegas Hendra Pranata.

Untuk mengantisipasi keterlambatan akibat pengiriman material dari Tanjung Redeb ke kampung-kampung terpencil, DPUPR Berau telah menyiapkan strategi khusus. Salah satunya adalah memaksimalkan potensi material di sekitar lokasi proyek.

Hendra menegaskan bahwa penggunaan bahan lokal tidak boleh menurunkan standar pembangunan yang telah ditetapkan.

“Kalau bisa kita pakai material yang dekat (sekitar kampung). Tapi tetap harus memperhatikan kualitasnya juga,” pungkas Hendra Pranata.

Article ad after last paragraph