Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit di Kalimantan Timur periode II Juli 2026 naik Rp50,56 per kilogram untuk tanaman usia 10–20 tahun, Minggu (2/8/2026).
Kenaikan ini menjadikan harga TBS sawit untuk kategori usia 10-20 tahun mencapai Rp 3.528,11 per kilogram. Penetapan harga terbaru ini diumumkan setelah melalui proses perhitungan oleh tim khusus provinsi.
Merujuk pada surat resmi dari Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur, rincian harga TBS sawit per kelompok umur juga telah ditetapkan. Sawit berusia 3 tahun kini dihargai Rp 3.098,00 per kilogram, sementara sawit 4 tahun mencapai Rp 3.196,74 per kilogram.
Harga untuk sawit berumur 5 tahun adalah Rp 3.285,22 per kilogram, diikuti oleh sawit 6 tahun dengan harga Rp 3.357,21 per kilogram. Untuk sawit usia 7 tahun, harganya adalah Rp 3.405,65 per kilogram, dan sawit 8 tahun seharga Rp 3.460,65 per kilogram.
Selanjutnya, sawit usia 9 tahun ditetapkan dengan harga Rp 3.503,04 per kilogram. Untuk sawit di atas 20 tahun, harga juga telah dirinci oleh tim penetapan.
Sawit usia 21 tahun ditetapkan Rp 3.476,78 per kilogram dan usia 22 tahun mencapai Rp 3.406,78 per kilogram. Harga sawit usia 23 tahun adalah Rp 3.331,23 per kilogram, usia 24 tahun Rp 3.293,53 per kilogram, dan usia 25 tahun Rp 3.262,57 per kilogram.
“Penetapan harga TBS yang transparan dan sesuai kondisi pasar menjadi upaya menjaga kepastian pendapatan serta meningkatkan kesejahteraan pekebun sawit.”
Selain TBS sawit, tim penetapan harga juga mengumumkan nilai untuk komoditas turunannya. Harga minyak sawit mentah (CPO) ditetapkan Rp 15.069,48 per kilogram, dan harga Kernel (inti sawit) mencapai Rp 13.156,42 per kilogram.
Pemberitaan mengenai penetapan harga ini merujuk pada data resmi dari Dinas Perkebunan setempat. Namun, perlu menjadi perhatian bahwa harga jual di lapangan dapat bervariasi dari ketetapan resmi tersebut.


