Jumat, 28 Agustus 2026
Hot

Penipuan ‘Pinjam KTP’ untuk Kredit Barang Elektronik Terus Terjadi di Kaltim

Kasus penipuan dengan memanfaatkan identitas orang lain untuk kredit barang elektronik dilaporkan marak di Kalimantan Timur. TRC PPA Kaltim menerima banyak aduan korban yang diteror penagih utang.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Modus penipuan “pinjam nama” untuk kredit elektronik kembali marak di Kaltim. Sejumlah korban diteror penagih utang meski tidak menerima barang, Jumat (7/8/2026)

Pelaku biasanya menggunakan hubungan personal untuk meyakinkan korban agar bersedia menyerahkan identitas pribadinya.

KTP korban kemudian digunakan untuk mengajukan kredit barang elektronik melalui perusahaan pembiayaan resmi.

Setelah pengajuan disetujui, barang yang dibeli langsung dikuasai pelaku. Sementara korban tidak memperoleh manfaat apa pun dari barang tersebut.

Article ad in the middle of article

Untuk meyakinkan korban, pelaku sempat membayar cicilan selama beberapa bulan. Cara ini membuat korban percaya bahwa kredit berjalan aman.

Namun, pembayaran kemudian dihentikan secara tiba-tiba. Tagihan kredit akhirnya tetap tercatat atas nama pemilik KTP yang digunakan.

Kondisi tersebut membuat korban harus menghadapi penagihan dari debt collector, meski tidak pernah menikmati barang yang dibeli menggunakan identitasnya.

Ketua Tim Reaksi Cepat Perlindungan Perempuan dan Anak (TRC PPA) Kalimantan Timur, Rina Zainun, menyebut pengaduan dengan pola serupa mulai bermunculan.

“Sepanjang bulan ini pihaknya menerima sejumlah pengaduan dengan pola serupa,” Ujar Rina Zainun

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak sembarangan meminjamkan KTP atau identitas pribadi. Kedekatan dengan seseorang tidak menjamin identitas yang dipinjamkan akan digunakan secara bertanggung jawab.

Article ad after last paragraph