Findy Alfiansyah Penulis
“Kolaborasi pemasaran melalui platform digital dan perdagangan antardaerah ini merupakan langkah nyata kami dalam meningkatkan daya saing ekonomi pelaku usaha perikanan lokal,” Ujar Irhan Hukmaidy.
Selain pemanfaatan ruang digital, kemitraan ini memfasilitasi promosi produk melalui penyelenggaraan pameran bersama. Kemitraan juga mempertemukan langsung para pelaku usaha lewat agenda jejaring bisnis.
“Kami meyakini bahwa pertukaran informasi pasar, data produksi, dan teknologi pengolahan antara Kaltim dan Jateng akan mempercepat laju pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” Ujar Irhan Hukmaidy.
Langkah perluasan akses pasar nasional ini dipastikan berjalan beriringan dengan upaya peningkatan jaminan mutu dan keamanan pada produk pangan hasil kelautan. Pihak pemerintah daerah dari kedua provinsi juga berkomitmen mendongkrak kapasitas sumber daya manusia (SDM) nelayan dan UMKM.
Peningkatan kapasitas SDM ini dilakukan melalui penyediaan program pelatihan, bimbingan teknis, serta pendampingan. Kemitraan komprehensif yang dirancang berlaku mengikat selama lima tahun ini.
Kerja sama ini tidak hanya sebatas hilirisasi, melainkan turut mencakup sinergi pada sektor perikanan tangkap, perikanan budidaya, hingga pengawasan sumber daya laut. Tujuan utamanya adalah mengoptimalkan pengelolaan potensi dan sumber daya perairan secara efektif.
Seluruh rangkaian kerja sama strategis ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kalimantan Timur dan Jawa Tengah.


