Findy Alfiansyah Penulis
Pengawasan terpadu dilakukan melalui pelibatan empat wadah kemitraan, salah satunya adalah Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT). Evaluasi dan diskusi berkala digelar setiap bulan, menghadirkan narasumber dari institusi keamanan untuk merumuskan langkah antisipasi.
“Salah satu tugas utama Kesbangpol adalah menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah,” Ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kesbangpol Kaltim Arih Franata Filifus Sembiring.
Kesbangpol Kaltim juga memiliki basis data terkait individu yang telah mengikuti program deradikalisasi. Mereka telah diarahkan kembali untuk menjalani aktivitas sosial yang positif dan memiliki pemahaman nasionalisme yang kuat.
Para individu yang telah mengikuti program deradikalisasi ini kemudian dilibatkan sebagai narasumber. Mereka berkontribusi dalam kegiatan sosialisasi bela negara dan pencegahan ekstremisme.
Dalam kegiatan tersebut, para mantan pelaku atau anggota kelompok ekstrem berbagi pengalaman. Mereka menceritakan pola perekrutan kelompok radikal, kehidupan dalam organisasi ekstrem, serta proses pemulihan hingga kembali menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Upaya pencegahan ini didukung oleh Kesbangpol Kaltim melalui keterlibatan dalam forum kemitraan daerah. Dukungan anggaran telah diberikan untuk melaksanakan sosialisasi deradikalisasi dan pencegahan ekstremisme di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Timur.


