Sabtu, 07 November 2026
Hot

BOSF Lepas Tiga Orangutan ke Hutan Kehje Sewen

BOSF dan BKSDA Kaltim kembali melepasliarkan tiga orangutan ke kawasan Hutan Kehje Sewen yang terverifikasi aman dari karhutla.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Tiga orangutan hasil rehabilitasi Yayasan Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF) Samboja Lestari dilepasliarkan ke Hutan Kehje Sewen, Kabupaten Kutai Timur, Kamis (5/11/2026).

Pelepasliaran dilakukan bersama Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur. Ketiga orangutan tersebut bernama Dennis berusia 11 tahun, Amesh 12 tahun, dan Catherine 11 tahun.

Kegiatan ini menjadi pelepasliaran ke-27 yang dilakukan BOSF. Ketiga satwa dinyatakan telah memiliki kemampuan untuk bertahan hidup secara mandiri di habitat alami.

Article ad in the middle of article

Manager Regional BOSF Kaltim Aldrianto Priadjati mengatakan, orangutan tersebut telah menguasai keterampilan dasar untuk hidup di alam liar.

“Ketiganya merupakan individu yang telah punya kemampuan utama untuk bertahan hidup di alam liar, mulai dari keterampilan memanjat, mencari pakan alami, dan membuat sarang,” Ujar Aldrianto.

Awalnya, terdapat empat orangutan yang direncanakan ikut dilepasliarkan. Namun, keberangkatan Marlon, orangutan jantan, ditunda karena mengalami diare pada Kamis pagi.

Dokter hewan BOSF Agus Irianto menjelaskan, penundaan dilakukan untuk memastikan kondisi kesehatan Marlon sebelum menempuh perjalanan darat sejauh 600 kilometer atau sekitar 24 jam menuju lokasi pelepasliaran.

“Jadi kami tunda dulu sampai nanti Marlon sembuh, baru segera kita susulkan dia ke Kehje Sewen,” Ujar Agus.

Amesh sebelumnya dievakuasi dari Sangatta Selatan pada 24 September 2016 setelah terpisah dari induknya akibat kebakaran hutan 2015. Sementara Dennis diselamatkan BKSDA Samarinda pada 14 September 2018 dari perkebunan Bengalon setelah sempat dikurung di rumah kosong. Catherine tiba di Samboja Lestari pada 29 Juni 2019 setelah dievakuasi dari Muara Badak dan menjalani perawatan medis.

CEO BOS Foundation Jamartin Sihite memastikan kawasan pelepasliaran seluas lebih dari 86.000 hektare dalam kondisi aman dari kebakaran hutan dan lahan. Kepastian tersebut diperoleh melalui pemantauan citra satelit dan verifikasi langsung tim di lapangan.

Saat ini, Hutan Kehje Sewen dihuni 156 orangutan dengan sisa kapasitas sekitar 20 individu. Sementara itu, pusat rehabilitasi BOSF Samboja Lestari masih merawat sekitar 110 orangutan. BKSDA Kaltim bersama tim BOSF akan melakukan pemantauan harian selama tiga hingga enam bulan pertama, kemudian dilanjutkan selama satu hingga dua tahun.

Article ad after last paragraph