Sabtu, 05 September 2026
Hot

ASN Kaltim Didorong Bijak Kelola Keuangan Lewat Prinsip Efisiensi

Kepala BPSDM Kaltim, Nina Dewi, mengajak ASN menerapkan efisiensi anggaran dalam keuangan pribadi. Kebijakan pemerintah jadi cermin untuk kelola belanja dan prioritas.

Article ad before first paragraph

Findy Alfiansyah Penulis

HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Kepala BPSDM Kalimantan Timur, Nina Dewi, mendorong aparatur sipil negara (ASN) menerapkan prinsip efisiensi anggaran dalam pengelolaan keuangan pribadi. (03/09/2026)

Kebijakan efisiensi anggaran pemerintah saat ini dinilai dapat menjadi contoh penting bagi ASN. Tujuannya agar mereka mampu mengimplementasikan prinsip serupa dalam mengelola keuangan pribadi masing-masing.

Nina Dewi menjelaskan bahwa efisiensi anggaran jauh melampaui sekadar mengurangi pengeluaran semata. Ia menekankan pentingnya kemampuan mengendalikan belanja dan menetapkan prioritas dengan cermat.

Article ad in the middle of article

Selain itu, efisiensi juga berkaitan dengan peningkatan efektivitas penggunaan sumber daya. Hal ini memastikan bahwa setiap rupiah yang dibelanjakan dapat memberikan manfaat yang optimal bagi individu.

Penerapan efisiensi saat ini telah membawa sejumlah perubahan dalam pola kerja dan aktivitas kedinasan ASN. Ini termasuk pengendalian ketat terhadap perjalanan dinas serta kegiatan tatap muka.

Kebijakan ini juga mencakup pengaturan rapat, pelatihan, honorarium, hingga belanja operasional. Semua upaya tersebut diarahkan untuk penggunaan sumber daya yang lebih efektif dan bertanggung jawab.

Perubahan tersebut perlu dipahami secara positif dan konstruktif oleh seluruh ASN. Ini merupakan bagian integral dari pembangunan tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, adaptif, efisien, dan berorientasi pada hasil nyata.

“Efisiensi anggaran bukan sekadar mengurangi pengeluaran, tetapi memastikan setiap rupiah memberikan manfaat optimal,” Ujar Nina Dewi.

Menurut Nina, prinsip efisiensi yang diterapkan dalam organisasi ini dapat menjadi panduan. Prinsip yang sama sangat relevan untuk diaplikasikan dalam kehidupan pribadi setiap ASN.

“Jika dalam organisasi kita dituntut untuk menggunakan anggaran secara efektif, efisien, dan akuntabel, maka dalam kehidupan pribadi kita pun perlu memiliki prinsip yang sama,” Ujarnya.

Nina Dewi berharap semangat efisiensi dalam pengelolaan anggaran pemerintah. Hal ini dapat mendorong ASN untuk membangun pola pikir yang lebih bijak dalam memanfaatkan pendapatan mereka.

Dengan menentukan skala prioritas pengeluaran dan menghindari hal-hal yang tidak diperlukan, keuangan pribadi diharapkan menjadi lebih sehat. Langkah ini juga penting untuk mendukung kesiapan ASN menghadapi berbagai kebutuhan di masa depan.

Article ad after last paragraph