Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – BI Kaltim meningkatkan literasi keuangan UMKM untuk mencegah jeratan pinjaman ilegal, Minggu (31/8/2026).
Upaya ini dilakukan karena tingkat penggunaan atau inklusi keuangan masyarakat masih lebih tinggi dibandingkan pemahaman terhadap produk dan layanan keuangan.
Asisten Direktur Kantor Perwakilan BI Provinsi Kaltim, Abraham Wahyu Nugroho, mengatakan di Samarinda, Kaltim, Selasa, bahwa BI Kaltim berupaya menjembatani kesenjangan ini agar UMKM dapat mengakses perbankan dengan aman.
BI Kaltim bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menyelenggarakan Business Matching Pembiayaan dan Edukasi Literasi Keuangan UMKM. Acara ini mempertemukan ratusan pelaku UMKM dengan berbagai lembaga keuangan resmi.
Abraham Wahyu Nugroho menjelaskan kesenjangan yang terjadi dalam masyarakat.
“Tingkat literasi keuangan masyarakat berada di kisaran 70 persen, sedangkan inklusi keuangan sekitar 93 persen. Artinya, masih ada kesenjangan karena banyak masyarakat sudah menggunakan layanan keuangan, bahkan melakukan pinjaman, tetapi belum memahami risikonya,” Katanya.
Perkembangan teknologi memudahkan akses layanan pembiayaan, namun pemahaman mendalam tentang legalitas lembaga dan ketentuan pinjaman sangat krusial. Ini penting agar pelaku usaha dapat memenuhi kewajiban pembayaran secara bertanggung jawab.
BI mengingatkan UMKM agar tidak mudah tergoda penawaran pinjaman dengan proses cepat dan syarat mudah tanpa verifikasi.
Abraham menegaskan, “Jangan hanya karena prosesnya cepat dan syaratnya mudah, kemudian langsung mengambil pinjaman. Pelaku usaha harus memahami dulu lembaganya legal atau tidak, bagaimana ketentuannya, dan apakah kemampuan usaha bisa memenuhi kewajiban pembayaran.”
Literasi keuangan di Sangatta ini melibatkan Pemkab Kutai Timur, Otoritas Jasa Keuangan, Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah, perbankan pemerintah, Pegadaian, dan BPJS. Forum ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan resmi UMKM serta meningkatkan kemampuan mereka dalam memilih produk keuangan secara aman dan bertanggung jawab.


