Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kalimantan Timur mencatat 30 persen peserta Program Pemagangan Nasional 2025 direkrut perusahaan usai menyelesaikan masa magang, Selasa (4/8/2026).
Dari total 1.000 peserta, sebanyak 300 orang langsung memperoleh pekerjaan. Perekrutan dilakukan oleh 150 perusahaan yang menjadi mitra program.
Capaian tersebut menunjukkan program pemagangan menjadi salah satu jalur efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan kebutuhan dunia industri.
Melalui program ini, peserta tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga meningkatkan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan angka penyerapan tenaga kerja di Kalimantan Timur.
Disnakertrans Kaltim terus mendorong lebih banyak perusahaan untuk berpartisipasi agar peluang kerja bagi lulusan pemagangan semakin terbuka.
“Program magang harus menjadi pintu masuk menuju pekerjaan tetap, bukan sekadar tempat belajar sementara. Semakin banyak peserta direkrut, semakin besar manfaat yang dirasakan masyarakat dan dunia usaha,” Tegas pihak Disnakertrans Kaltim.
Keberhasilan merekrut 300 peserta menjadi indikator bahwa kompetensi yang dibangun selama pemagangan mampu menjawab kebutuhan industri.
Program ini juga diharapkan mampu menekan angka pengangguran sekaligus menyiapkan tenaga kerja lokal yang lebih kompetitif menghadapi kebutuhan pasar kerja.
Disnakertrans optimistis keberhasilan periode pertama dapat menjadi modal untuk memperluas pelaksanaan Program Pemagangan Nasional sehingga semakin banyak masyarakat Kalimantan Timur memperoleh kesempatan kerja.


