Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN — BGTK Kaltim mendorong tenaga pendidik beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam pembelajaran, Jumat (25/9/2026).
Perkembangan teknologi telah mengubah cara siswa memperoleh informasi dan pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari.
Kondisi tersebut membuat guru perlu menyesuaikan metode pembelajaran agar lebih sesuai dengan karakter dan kebutuhan peserta didik.
Kepala BGTK Kaltim Wiwik Setiawati menyampaikan hal itu dalam Webinar Etam Kayuh Bebaya yang digelar secara daring.
Menurut Wiwik, perubahan teknologi berlangsung cepat dan turut memengaruhi penggunaan berbagai perangkat dalam dunia pendidikan.
“Kalau guru dianggap tidak akrab atau tidak menguasai teknologi, maka kita juga akan dianggap sebagai guru yang kurang,” Ujar Wiwik Setiawati.
Ia mendorong guru tidak hanya mengandalkan metode pembelajaran konvensional, tetapi mulai memanfaatkan berbagai sumber belajar dan media digital.
Perkembangan teknologi juga telah memasuki pemanfaatan kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) yang dapat digunakan sebagai pendukung kegiatan belajar mengajar.
Wiwik menegaskan teknologi tidak ditujukan untuk menggantikan peran guru, melainkan membantu pendidik menjalankan tugas dan meningkatkan kualitas pembelajaran.
BGTK Kaltim berkomitmen mendorong peningkatan kapasitas guru agar mampu memanfaatkan teknologi secara tepat dan memberikan pembelajaran yang sesuai dengan perkembangan peserta didik.











