Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Pemerintah Kota Bontang meniadakan perayaan Bontang City Carnival (BCC) dan seremonial HUT ke-27, Selasa (29/9/2026).
Kebijakan tersebut diambil sebagai langkah efisiensi setelah adanya penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Pemkot Bontang memilih mengalihkan anggaran kegiatan seremonial untuk mendukung program prioritas masyarakat.
Program tersebut diarahkan terutama bagi masyarakat kurang mampu yang membutuhkan bantuan dari pemerintah daerah.
Peringatan HUT ke-27 Bontang tahun ini hanya akan diisi dengan upacara dan rapat paripurna di DPRD Kota Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan pemerintah menyederhanakan perayaan hari jadi karena harus menyesuaikan kondisi anggaran daerah.
“Tahun ini untuk perayaan ulang tahun Kota Bontang hanya upacara di sini saja,” Ujar Neni Moerniaeni.
Menurutnya, anggaran yang tersedia lebih diprioritaskan untuk membantu masyarakat melalui bantuan langsung dan program pengentasan kemiskinan.
Sementara itu, Bontang City Carnival tidak digelar tahun ini dan akan kembali dijadwalkan pada tahun depan.
Neni menyebut pelaksanaan BCC menerapkan sistem interval satu tahun, sedangkan penyesuaian anggaran daerah mencapai Rp1,5 triliun.











