Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN — Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama TNI menggelar lomba menyumpit untuk melestarikan tradisi lokal di Sendawar, Sabtu (26/9/2026).
Lomba tersebut digelar di Markas Komando Distrik Militer (Kodim) 0912/Kutai Barat dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 TNI 2026.
Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan kembali olahraga tradisional yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Dayak.
Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Erik Victory mengatakan menyumpit memiliki nilai sejarah dan menjadi salah satu warisan leluhur masyarakat Dayak.
“Bagi masyarakat Dayak, menyumpit adalah warisan leluhur yang sarat akan nilai sejarah. Tradisi ini bukan sekadar keahlian berburu, namun merupakan bagian dari jati diri nenek moyang,” Ujar Erik Victory.
Menurutnya, perlombaan tersebut dapat menjadi sarana mengenalkan tradisi menyumpit kepada generasi muda agar tetap dikenal dan dilestarikan.
Kegiatan juga memperlihatkan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga kearifan lokal.
Panitia diminta menjalankan perlombaan secara transparan dan objektif agar seluruh peserta mendapat kesempatan yang sama.
Para peserta juga diimbau menjunjung tinggi sportivitas serta menjadikan perlombaan sebagai ajang mempererat persaudaraan.
Melalui lomba menyumpit, Pemkab Kutai Barat dan TNI berharap tradisi lokal masyarakat Dayak tetap terjaga sekaligus semakin dikenal oleh generasi muda.











