Findy Alfiansyah Penulis
HARIANEXPRESS, KALIMANTAN – Disdikbud Kaltim mengintensifkan pemetaan minat dan bakat siswa SMA/SMK untuk mengembangkan potensi peserta didik menuju Generasi Emas, Minggu (11/10/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Disdikbud Kaltim, Armin, mengatakan pemetaan dilakukan agar layanan pendidikan sesuai dengan kebutuhan sekolah dan potensi setiap siswa.
Kebijakan tersebut bertujuan membantu pemerintah menentukan program pendidikan yang tepat sasaran sekaligus meningkatkan kapasitas dan kompetensi peserta didik.
“Layanan pendidikan berbasis kebutuhan sekolah dan minat siswa menjadi fokus utama pemerintah dalam menggali serta mengoptimalkan potensi dan bakat peserta didik menuju Generasi Emas,” Ujar Armin.
Melalui pemetaan ini, siswa diharapkan dapat menentukan jalur pendidikan yang sesuai dengan minat dan kemampuan, baik melalui jalur akademik maupun vokasi.
Disdikbud Kaltim juga memprioritaskan peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran. Laboratorium serta ruang praktik kejuruan menjadi fasilitas yang diperhatikan untuk mendukung proses belajar mengajar.
Upaya tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja ke SMAN 1 Muara Bengkal, SMAN 1 Muara Ancalong, dan SMAN 2 Muara Ancalong di Kabupaten Kutai Timur.
Kunjungan tersebut bertujuan meninjau kesiapan fasilitas sekaligus menyerap kebutuhan pembelajaran di sekolah. Jajaran dinas juga mendorong peningkatan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan.
Selain itu, Pemerintah Provinsi Kaltim memperluas akses pendidikan bagi anak-anak yang belum atau tidak bersekolah melalui skema pendidikan jarak jauh yang lebih fleksibel.
Disdikbud Kaltim turut memperkuat pendampingan bagi sekolah inklusi agar seluruh peserta didik memperoleh kesempatan pendidikan yang setara. Berbagai upaya ini diharapkan membangun sistem pendidikan yang adaptif, inklusif, dan mampu mencetak generasi muda Kaltim yang kompeten serta berdaya saing.








